Skip to content
PT SasamuPutra IndonesiaOil & Gas
Operasi lapangan PT Sasamu Putra Indonesia
Proyek

Samboja Field — jejak sejarah 1897 untuk energi hari ini.

Lapangan onshore bersejarah di Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dengan 300+ sumur idle yang berpotensi diaktifkan kembali.

Overview Lapangan

Samboja — Cekungan Kutai, Wilayah Kerja PHSS.

Lapangan Samboja merupakan lapangan migas onshore bersejarah yang telah ditemukan sejak 1897. Secara geologi didominasi reservoir batu pasir berumur Miosen dengan struktur antiklin berarah Timur Laut–Barat Daya. Prospek deep zone >800 meter mengindikasikan keberadaan reservoir shallow marine dengan potensi sumber daya tambahan.

Pengelolaan wilayah Samboja berada dalam ekosistem PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Regional 3, dengan keterlibatan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS), Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field, dan PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

Peta eksposisi lapangan Samboja BP 1949 — reservoir shallow layer
BP Samboja 1949
Shallow layer
Cekungan
Kutai (165.000 km² · kedalaman ±14.000 m)
Umur Reservoir
Miosen · struktur antiklin NE–SW
Sumur Idle
300+ sumur siap screening
Operator
WK Pertamina Hulu Sanga Sanga
Discovery
1897 — lapangan historis onshore
Deep Zone Prospect
>800 meter shallow marine
Geologi Regional

Cekungan Kutai — cekungan Tersier terbesar di Indonesia.

Terbentuk akibat aktivitas tektonik regional dan interaksi Lempeng Eurasia, Indo-Australia, dan Pasifik. Pemekaran Selat Makassar memengaruhi struktur dan pola pengendapan sedimen. Pembentukan diawali proses pemekaran pada Eosen Tengah, berkembang melalui pelenturan dan pengangkatan dasar cekungan hingga Oligosen.

Peta geologi daerah Sangatta, Kutai Timur, Kalimantan Timur
Peta Geologi · Sangatta, Kutai Timur

Implikasi: Variasi struktur, fasies, reservoir, seal, dan perangkap hidrokarbon menjadi faktor penting dalam evaluasi potensi eksplorasi, pengembangan, dan reaktivasi Idle Well di wilayah Kutai.

Stratigrafi Regional

Formasi Pamaluan (Tomp)

Batu pasir kuarsa dengan sisipan batulempung, serpih, batugamping, batulanau. Ketebalan ±2.000 m. Oligosen akhir–Miosen awal, lingkungan neritik.

Formasi Kampungbaru (Tpkb)

Litologi batupasir kuarsa dengan sisipan batulempung, batulanau, serpih, batubara. Lingkungan delta-laut dangkal, tebal >500 m.

Formasi Balikpapan (Tmbp)

Batupasir kuarsa dengan sisipan batulempung, batugamping, batubara 5–10 cm. Umur Miosen akhir bawah–Miosen tengah, tebal ±1.000–1.500 m.

Formasi Bebuluh (Tmb)

Batugamping terumbu dengan sisipan serpih warna kelabu. Lingkungan pengendapan laut dangkal, tebal ±300 m.

Formasi Pulau Balang (Tmpb)

Greywacke, batupasir kuarsa, batugamping, tuffa pasir, dan batubara. Berhubungan menjemari dengan Formasi Balikpapan.

Support Equipment

Peralatan pendukung operasi reaktivasi.

Workover rig APS 356 di lokasi operasi
Workover Unit · APS 356
Lapangan WK PHSS · Rig 350 HP
Dokumentasi lapangan 2025–2026

Double Drum Slickline Unit

Unit slickline berkapasitas tinggi untuk pekerjaan evaluasi dan intervensi sumur.

Hydraulic Power Pack — Zone 2

Power pack hidrolik untuk operasi di area klasifikasi hazardous Zone 2.

Pressure Control Equipment PCE 5.000 psi

Komponen kritis untuk kontrol tekanan dalam operasi well intervention.

Standard Slickline Tools

Toolkit lengkap untuk measurement, fishing, dan workover ringan.

EMR / Memory Gauge

Perekam elektronik untuk data tekanan dan temperatur downhole.

HIAB Crane 10 T · 30 hari

Dukungan logistik dan lifting lokasi untuk mobilisasi equipment.